GUI Java

3/14/2012

Pengertian GUI 
   
     Antar muka komputer yang berbasiskan grafis. Adalah citra grafis yang ditampilkan di layar komputer yang memungkinkan untuk mengakses aplikasi software dengan memakai menu dropdown, dialog box, radio button, check box, panel, tabs, toolbar, icon shortcuts dan tool lain. Atau bisa juga dikatakan jenis antarmuka pengguna yang memungkinkan orang untuk berinteraksi dengan program dengan lebih banyak dengan gambar daripada perintah teks. Sebuah GUI grafis menawarkan ikon, dan visual indikator, sebagai lawan dari antarmuka berbasis teks. Contoh perangkat yang menggunakan GUI:  perangkat genggam seperti MP3 Players, Portable Media Player dan perangkat Permainan. GUI ini dimulai pertama kali dengan X Windows hasil penelitian di MIT, kemudian Macintosh, Sun View, lalu disusul oleh Microsoft Windows, dan sistem operasi lainnya.


JAVA GUI 

     Java GUI adalah pemrograman dengan bahasa Java yang dibuat menggunakan aplikasi yang berbasiskan GUI. Tujuannya adalah menambahkan komponen-komponen yang tidak bisa dibuat dalam basis text. Komponen-konponen tersebut bisa berupa tombol, gambar, dll. Tujuannya  adalah untuk memudahkan user menggunakan program yang dibuat tersebut.

1. AWT (Abstak Window Toolkit)
     
     AWT (Abstract Window Toolkit) ini adalah GUI Toolkit pertama pada bahasa pemrograman Java, sayang-nya AWT ini sangat-sangat kekurangan komponen yang biasa digunakan untuk membangun sebuah aplikasiv desktop secara lengkap (komponen tabel saja tidak ada) Terlepas dari kurang-nya komponen GUI yang terdapat pada AWT (Abstract Window Toolkit), aplikasi yang dibangun menggunakan AWT (Abstract Window Toolkit) akan tampak seperti aplikasi native. Maksudnya yaitu, jika aplikasi yang dibangun menggunakan AWT (Abstract Window Toolkit) ini dijalankan pada Sistem Operasi Windows. Maka aplikasi ini akan terlihat seperti aplikasi Windows pada umum-nya, dan begitu juga jika dijalankan pada Sistem Operasi Mac ataupun GNU/Linux. Kenapa ini bisa terjadi, karena AWT (Abstract Window Toolkit) ini benar-benar memanggil native subrutin.

2. SWING 

     Swing Java adalah salah satu pemrograman berbasis GUI(Graphical User Interface) di Java. Sesungguhnya di Java terdapat dua macam pemrograman berbasis GUI(Graphical User Interface) yaitu : AWT dan Swing.
Namun dalam perkembangannya AWT sudah tidak dianjurkan untuk digunakan dikarenakan faktor keamanan. Banyak sekali fitur yang terdapat di Swing. Ada banyak fitur dalam Swing, namun kali ini saya memposting cara mengganti icon saja.
Berikut ini coding sebelum icon terganti :

import javax.swing.JFrame;
import javax.swing.SwingUtilities;


     class SebelumGanti {
            private static void gantiIcon() {
             JFrame.setDefaultLookAndFeelDecorated(true);
             JFrame f = new JFrame("Icon Belum Terganti");
             f.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
             f.setSize(400, 400);
             f.setVisible(true);
            }
public static void main(String[] args) {
SwingUtilities.invokeLater(new Runnable() {
         public void run() {
         gantiIcon();
        }
        });
     }
 }

dan berikut coding untuk mengganti :

import javax.swing.JFrame;
import javax.swing.ImageIcon;
import javax.swing.SwingUtilities;
import java.awt.Toolkit;
public class SesudahGanti {
 private static void gantiIcon() {




 JFrame.setDefaultLookAndFeelDecorated(true);
 JFrame f = new JFrame("Icon Sudah Terganti");


 ImageIcon gambar = new ImageIcon("bomb.png");
 f.setIconImage(gambar.getImage());


 f.setIconImage(Toolkit.getDefaultToolkit().getImage("bomb.png"));
 f.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
f.setSize(400, 400);
f.setVisible(true);
}


  public static void main(String[] args) {
         SwingUtilities.invokeLater(new Runnable() {
         public void run() {
            gantiIcon();
         } });
      }
}



3. SWT (Standart Widget Toolkit)


     SWT adalah GUI berbagai platform yang dikembangkan oleh IBM. Kenapa IBM membuat sistem GUI lain dan tidak menggunakan rangka kerja GUI yang sudah ada pada Java? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu melihat kilas balik tentang Java di awal perkembangannya.


Sun telah membuat rangka kerja GUI yang dinamakan AWT (Abstract Windowing Toolkit). Rangka kerja AWT menggunakan widget (komponen pada GUI, seperti tombol, menu, teks, dll) alami yang merupakan bawaan dari setiap sistem operasi. Akan tetapi widget tersebut memiliki masalah pada LCD. Masalah LCD ini mengakibatkan hilangnya beberapa fitur pada sistem operasi lain. Atau dengan kata lain, jika platform A memiliki widget 1 - 40 dan platform B memiliki widget 20 - 25, maka rangka kerja AWT hanya bisa digunakan untuk sebagian widget yang beririsan saja.


Untuk memecahkan masalah ini, Sun membuat rangka kerja baru yang merupakan emulasi widget, bukan menggunakan widget bawaan platform. Hal ini memecahkan masalah LCD dan memberikan rangka kerja yang kaya widget, akan tetapi masalah lain muncul. Misalnya, aplikasi Swing tidak lagi mirip seperti aplikasi lain pada platform di mana ia dijalankan.


Dengan adanya perbaikan pada JVM, aplikasi Swing tetap saja mengalami masalah kinerja karena sifatnya yang berupa emulasi. Hal ini tidak ditemukan pada widget bawaan platform karena widget ini lebih dekat dengan sistem operasi. Lebih jauh, aplikasi Swing menghabiskan lebih banyak memori yang tidak bisa digunakan untuk piranti kecil seperti PDA dan telepon genggam.


IBM memutuskan bahwa pendekatan tersebut tidak memenuhi kebutuhannya. Akhirnya, IBM membuat pustaka GUI baru yang disebut SWT, yang memecahkan masalah yang terdapat pada rangka kerja AWT dan Swing. Rangka kerja SWT langsung mengakses widget bawaan sistem operasi melalui JNI. Jika widget tersebut tidak tersedia, maka SWT akan mengemulasi widget yang hilang itu.

You Might Also Like

0 comments